Teknik Mesin UWP Hadirkan Praktisi Industri ke Ruang Kelas

Pendidikan 30 Sep 2026 10:41 • 3 min read • 3 views • By SATRIYA, ST

Share berita ini

Teknik Mesin UWP Hadirkan Praktisi Industri ke Ruang Kelas
Teknik Mesin UWP Hadirkan Praktisi Industri ke Ruang Kelas

SURABAYA, detikplus62.my.id - Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Wijaya Putra (UWP), kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja. Kali ini, Prodi Teknik Mesin resmi menjalin perjanjian kerja sama strategis dengan CV. Yonisa Karya Persada dan Bengkel Berdikari dalam sebuah acara penandatanganan yang berlangsung di UWP Kampus Benowo pada Selasa, (29/09/26).

 

Kerja sama ini bukan sekadar seremoni. Ketiga pihak sepakat untuk mengimplementasikan program Praktisi Mengajar serta meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis Manufaktur dan Sistem Otomasi. Langkah ini merupakan bagian dari Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) Tahun 2026 yang digulirkan pemerintah untuk mendorong perguruan tinggi swasta agar lebih adaptif terhadap kebutuhan industri.

Selaras dengan identitas UWP Kampus Sociopreneur, kerja sama ini tidak hanya berorientasi pada penguatan kompetensi teknis semata. Kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) ini juga dirancang untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sosial di kalangan mahasiswa, sehingga lulusan Teknik Mesin UWP tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

 

Ketua Program Studi Teknik Mesin UWP, Dr. Gatot Setyono, ST., MT., menyatakan bahwa kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) menjadi keniscayaan di era saat ini. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya dibekali teori di bangku kuliah.

 

"Industri hari ini bergerak sangat cepat. Teknologi manufaktur dan sistem otomasi terus berkembang. Jika kampus hanya mengajarkan teori tanpa menyentuh praktik nyata, lulusan kita akan tertinggal. Melalui kerja sama ini, para praktisi dari CV. Yonisa Karya Persada dan Bengkel Berdikari akan hadir langsung mengajar, berbagi pengalaman, dan membuka wawasan mahasiswa tentang realitas industri," ujarnya.

 

Ia menambahkan, program Praktisi Mengajar ini akan memberikan dampak signifikan bagi mahasiswa, terutama dalam memahami proses produksi, standar kualitas, hingga tantangan teknis di lapangan. Ruang lingkup kerja sama ini mencakup beberapa poin penting, antara lain: penyelarasan kurikulum, praktisi mengajar, pelatihan sistem otomasi, serta magang dan penempatan kerja.

 

Pimpinan CV. Yonisa Karya Persada, Mulyono, S.Pd., S.T., M.Pd., menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, kolaborasi antara kampus dan industri adalah kunci untuk menghasilkan sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga terampil secara teknis.

"Kami melihat antusiasme mahasiswa Teknik Mesin UWP. Ini kesempatan baik bagi kami untuk ikut berkontribusi dalam mencetak generasi teknik yang kompeten. Kami siap berbagi ilmu dan pengalaman dari dunia kerja yang sesungguhnya," ungkapnya.

 

Senada dengan itu, Pimpinan Bengkel Berdikari, Aris Suyono, menegaskan bahwa pihaknya terbuka untuk menerima mahasiswa magang dan terlibat dalam proses pembelajaran. Ia berharap, mahasiswa tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis, tetapi juga belajar mengenai manajemen usaha, pelayanan pelanggan, dan etika kerja yang menjadi fondasi penting dalam dunia industri maupun wirausaha.

 

Dengan adanya kerja sama ini, UWP yang mengusung semangat Kampus Sociopreneur optimistis dapat mencetak lulusan Teknik Mesin yang unggul, berdaya saing, dan siap berkontribusi langsung pada pertumbuhan sektor manufaktur nasional. Lebih dari itu, lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas. (ARIE-PAKAL)

DetikPlus62