Aiptu Affan Dampingi Warga Bongkaran, M. Malik yang Sempat Pakai Kursi Roda Kini Kembali Berjalan

TNI/Polri 26 Sep 2026 19:30 • 2 min read • 6 views • By SATRIYA, ST

Share berita ini

Aiptu Affan Dampingi Warga Bongkaran, M. Malik yang Sempat Pakai Kursi Roda Kini Kembali Berjalan
Aiptu Affan Dampingi Warga Bongkaran, M. Malik yang Sempat Pakai Kursi Roda Kini Kembali Berjalan

SURABAYA, detikplus62.my.id – Respons terhadap warga yang membutuhkan penanganan medis kembali dilakukan di wilayah Kelurahan Bongkaran, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya, Sabtu (26/09/2026) pagi.

 

Kegiatan tersebut bermula dari laporan warga mengenai kondisi M. Malik, warga Jalan Waspada 2/20, RT 03/RW 04, Kelurahan Bongkaran, yang membutuhkan perhatian dan pemeriksaan terkait kondisi kesehatannya.

 

Petugas bersama unsur masyarakat kemudian mendatangi kediaman yang bersangkutan sekitar pukul 07.41 WIB. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Camat Pabean Cantikan, Lurah Bongkaran dan Kasi Kesra Bongkaran melalui kegiatan IPSM Bongkaran.

 

Di lokasi, M. Malik yang lahir di Surabaya pada 17 Juli 1971 tersebut dalam kondisi sadar. Berdasarkan laporan di lapangan, pasien sebelumnya mengalami stroke dan sempat menggunakan kursi roda untuk beraktivitas.

Hal yang menarik perhatian dalam pendampingan tersebut adalah kondisi M. Malik yang kini disebut sudah dapat berjalan kembali, setelah sebelumnya harus menggunakan kursi roda.

 

Pendampingan di lapangan turut melibatkan Ketua IPSM Bongkaran, petugas Polsek Pabean Cantikan, Ketua RW 04 serta warga sekitar. Pemeriksaan yang dilakukan dalam kegiatan tersebut dilaporkan bersifat nonmedis.

 

Aiptu Affan Hermansyah, Bhabinkamtibmas Polsek Pabean Cantikan, turut hadir dalam respons tersebut. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mendampingi warga sekaligus merespons laporan masyarakat yang membutuhkan perhatian.

 

Kondisi M. Malik yang disebut telah mampu berjalan kembali menjadi perhatian tersendiri bagi warga. Sebelumnya, aktivitasnya masih terbantu dengan kursi roda.

 

Meski demikian, perubahan kondisi kesehatan tersebut tetap perlu dipahami secara hati-hati. Pemeriksaan nonmedis tidak dapat menggantikan pemeriksaan dan diagnosis tenaga kesehatan profesional. Untuk memastikan kondisi medis, pasien tetap dianjurkan mendapatkan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan.

 

Respons di Jalan Waspada tersebut menunjukkan bahwa koordinasi antara unsur pemerintahan wilayah, kepolisian, IPSM, perangkat lingkungan dan masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam memberikan pendampingan kepada warga yang membutuhkan. (ARIE-PAKAL)

DetikPlus62

Recent Articles

Popular Articles